Manado – Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penerimaan kunjungan delegasi dari Chung Yuan Christian University (CYCU), Taiwan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, memperkuat kolaborasi riset, serta membuka akses yang lebih luas terhadap peluang studi lanjut bagi mahasiswa.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi akademik, tetapi juga merupakan forum penting untuk membahas potensi kerja sama konkret yang dapat diimplementasikan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Fokus utama diarahkan pada penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian terapan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri global.
Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Taiwan, Chung Yuan Christian University dikenal memiliki kekuatan pada bidang teknik dan rekayasa, serta aktif dalam pengembangan riset terapan dan inovasi teknologi. CYCU juga memiliki jejaring internasional yang luas serta pengalaman dalam menyelenggarakan program kolaboratif lintas negara, sehingga menjadi mitra strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis global.
Delegasi CYCU yang hadir terdiri dari sejumlah akademisi, yaitu Associate Prof. Ta-I selaku Director of the Office for Globalization Promotion, School of Engineering; Associate Prof. Min-Hua Chen dari Biomedical Engineering Department; Assistant Prof. Kai Wang dari Civil Engineering Department; Assistant Prof. Sheng Po Chen dari Environmental Engineering Department; serta Assistant Prof. Hariyanto Gunawan (Prof. Hari Wei) dari Mechanical Engineering Department.

Rombongan disambut oleh jajaran pimpinan Polimdo, termasuk Ketua Jurusan Teknik Mesin, Meidy Kawulur, bersama tim penanggung jawab kegiatan. Turut hadir Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Juliet Makinggung, SE., M.Si.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA.; Wakil Direktur Bidang Akademik, Dr. Diane Tangian, SH., M.Si.; serta Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Rudolf G. Mait, ST., MT. Diskusi berlangsung di Coffee Polimdo dalam suasana yang hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi.
Dalam sesi diskusi, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk implementasi program pendidikan terintegrasi 3+1+1, yaitu skema studi yang memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun di Politeknik Negeri Manado, satu tahun di Chung Yuan Christian University untuk memperoleh gelar sarjana (Bachelor), serta satu tahun lanjutan untuk meraih gelar magister (Master) di CYCU, Taiwan.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada program pertukaran mahasiswa dan dosen, joint research, kuliah tamu internasional, serta kegiatan akademik seperti short course dan summer program.
Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA., menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam pengembangan institusi.
“Polimdo secara konsisten mendorong internasionalisasi sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan vokasi. Kolaborasi dengan institusi global seperti Chung Yuan Christian University menjadi langkah penting dalam membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk berkembang, baik dari sisi akademik maupun kompetensi profesional.”
Sementara itu, perwakilan delegasi CYCU, Associate Prof. Ta-I, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta optimisme terhadap kerja sama ke depan.
“Kami melihat adanya kesamaan visi antara CYCU dan Polimdo dalam pengembangan pendidikan terapan. Hal ini menjadi dasar yang kuat untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan. Kami berharap diskusi ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.”
Ketua Jurusan Teknik Mesin Polimdo, Meidy Kawulur, menambahkan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi mahasiswa.
“Kerja sama ini membuka peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara sekaligus meningkatkan kualifikasi akademik secara terintegrasi. Program 3+1+1 menjadi salah satu jalur strategis dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global.”
Lebih lanjut, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong penguatan riset terapan, khususnya di bidang teknik mesin, energi, dan teknologi berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Manado menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kerja sama internasional yang berdampak nyata, baik dalam peningkatan kualitas pendidikan maupun kontribusi terhadap pengembangan teknologi dan industri.