Manado, 25 Februari 2025 – Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang relevan dan siap kerja melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang komprehensif. Acara penting ini, yang berfokus pada tema “Link & Match Dunia Industri dan Dunia Pendidikan”, juga dirangkaikan dengan Kuliah Tamu inspiratif serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Politeknik Negeri Manado dan PT. Sasa Inti.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu aula Politeknik Negeri Manado ini dihadiri oleh perwakilan manajemen PT. Sasa Inti, pimpinan dan dosen dari berbagai jurusan di lingkungan Polimdo, termasuk dari Jurusan Teknik Mesin. Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif, mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara kedua belah pihak.

FGD ini menjadi platform krusial untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan dan standar yang diterapkan di dunia industri. Melalui sesi diskusi yang interaktif, perwakilan dari PT. Sasa Inti memberikan masukan berharga mengenai kompetensi teknis dan soft skill yang sangat dibutuhkan oleh industri saat ini. Diskusi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi terbaru yang digunakan di fasilitas produksi, standar operasional prosedur, hingga ekspektasi terhadap kemampuan pemecahan masalah dan inovasi yang harus dimiliki oleh para lulusan. Jurusan Teknik Mesin Polimdo secara aktif menyerap setiap masukan, dengan tujuan untuk terus memperbarui dan memperkaya materi perkuliahan serta metode pengajaran. Hal ini memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa benar-benar relevan dengan tuntutan pasar kerja, khususnya di sektor manufaktur dan industri pangan.
Selain FGD, acara ini juga diisi dengan Kuliah Tamu yang memberikan wawasan praktis dan pengalaman langsung dari para profesional di PT. Sasa Inti. Para mahasiswa, khususnya yang berasal dari Jurusan Teknik Mesin, mendapatkan kesempatan langka untuk mendengar langsung mengenai tantangan dan peluang karir di industri manufaktur, tips untuk mengembangkan diri, serta budaya kerja yang ada di perusahaan sebesar PT. Sasa Inti. Sesi ini tidak hanya menambah pengetahuan teoretis, tetapi juga memotivasi mahasiswa untuk lebih giat mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

Puncak dari kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Politeknik Negeri Manado dan PT. Sasa Inti. Penandatanganan MoU ini secara resmi membuka pintu bagi berbagai bentuk kerja sama strategis di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencakup berbagai program, seperti:
- Program Magang Industri: Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin akan memiliki kesempatan lebih luas untuk menjalani program magang di PT. Sasa Inti, merasakan langsung lingkungan kerja industri, dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.
- Kerja Sama Riset dan Pengembangan: Kedua belah pihak dapat berkolaborasi dalam proyek-proyek penelitian dan pengembangan yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti optimalisasi proses produksi, efisiensi energi, atau pengembangan teknologi baru.
- Penyelarasan Kurikulum: MoU ini akan memfasilitasi peninjauan dan penyesuaian kurikulum secara berkala agar tetap relevan dengan dinamika dan inovasi di sektor industri.
- Program Perekrutan: PT. Sasa Inti dapat memprioritaskan lulusan Polimdo, khususnya dari Jurusan Teknik Mesin, dalam proses perekrutan karyawan.
- Pelatihan dan Sertifikasi: Kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk mengikuti pelatihan khusus yang diselenggarakan oleh PT. Sasa Inti, atau mendapatkan sertifikasi yang diakui industri.
Partisipasi aktif Jurusan Teknik Mesin dalam kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Polimdo untuk menjadi institusi pendidikan vokasi terkemuka yang menghasilkan lulusan unggul dan berdaya saing global. Dengan terjalinnya kemitraan yang erat dan berkelanjutan dengan industri, diharapkan kualitas pendidikan di Jurusan Teknik Mesin akan terus meningkat, dan lulusan akan semakin siap untuk berkontribusi secara signifikan dalam kemajuan industri nasional.