Pelatihan Charging System dengan Teknologi Integrated Circuit (IC) pada Kendaraan dan Pembuatan Alat Praktik Pembelajarannya
Laikit, Minahasa Utara,8 September 2025 – Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). Melalui Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat (PBM), kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 8 September 2025 bertempat di SMK Kristen Imanuel Laikit.
Tema kegiatan adalah “Pelatihan Charging System dengan Teknologi Integrated Circuit (IC) pada Kendaraan dan Pembuatan Alat Praktik Pembelajarannya di SMK Kristen Imanuel Laikit”. Tema ini dipilih sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi di bidang otomotif, khususnya kelistrikan kendaraan bermotor.
Sambutan Kepala Sekolah
Kegiatan dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Kristen Imanuel Laikit, Dr. Jantje W. Ngani, M.S., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Politeknik Negeri Manado.
“Kami berterima kasih atas program pengabdian ini. Melalui pelatihan serta penyerahan alat praktik pembelajaran, para guru dan siswa kami dapat memperoleh tambahan pengetahuan sekaligus sarana untuk memperkaya pengalaman belajar. Hal ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini,” ungkap Dr. Jantje.
Tim Pengabdi
Tim pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Moody N. Tumembow, S.T., M.T. selaku ketua, dengan anggota dosen Jurusan Teknik Mesin:
- Herofje Siwi, S.T., M.T.
- Franklin Bawano, S.T., M.T.
- Djeffry P. Hosang, S.T., M.T.
Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin yang turut serta mendukung pelaksanaan, yakni:
- Apriyanto R. Apitalau
- Vaan Gey Jacob Darosa
- Elsaday Y. S. Sampe
- Admawandi Jadili
- Christian J. Salale
Rangkaian Kegiatan
Pelatihan yang diberikan berfokus pada sistem pengisian (charging system) kendaraan bermotor dengan penerapan teknologi Integrated Circuit (IC). Materi pelatihan menekankan pemahaman konsep dasar, fungsi, serta penerapan teknologi modern pada sistem kelistrikan otomotif.
Sebagai bentuk dukungan nyata, tim pengabdi juga menyerahkan alat praktik pembelajaran yang telah dirancang khusus untuk membantu guru dan siswa dalam memahami cara kerja charging system berbasis IC. Alat praktik ini diharapkan menjadi media pembelajaran efektif yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di SMK Kristen Imanuel Laikit.
Dampak dan Harapan
Melalui kegiatan ini, siswa dan guru SMK Kristen Imanuel Laikit diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan baru tentang teknologi otomotif modern, tetapi juga memiliki fasilitas pendukung untuk memperdalam praktik di sekolah.
Ketua tim pengabdi, Moody N. Tumembow, S.T., M.T., menegaskan bahwa program pengabdian ini merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra.
“Kami ingin agar apa yang kami lakukan tidak hanya berhenti pada transfer ilmu, tetapi juga memberi dampak nyata. Penyerahan alat praktik pembelajaran ini menjadi bukti bahwa Politeknik Negeri Manado serius mendukung pendidikan vokasi agar lebih siap menghadapi tantangan industri,” ujar Moody Tumembow.
Penutup
Kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Kristen Imanuel Laikit menjadi bukti nyata kolaborasi yang produktif antara Politeknik Negeri Manado dan sekolah menengah kejuruan. Melalui pelatihan dan dukungan sarana pembelajaran, diharapkan lahir generasi muda yang siap menghadapi perkembangan teknologi, khususnya di bidang otomotif.