Politeknik Negeri Manado, 28 Juli – 1 Agustus 2025 — Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum bersertifikat BNSP yang berlangsung selama lima hari, yaitu selama 4 hari pelatihan intensif (28–31 Juli 2025) dan 1 hari asesmen oleh asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting pada 1 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Politeknik Negeri Manado dengan PT. Nata Envinusa Supervisi (NEVIS) yang sebelumnya telah ditandatangani dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan pendidikan vokasi.

Pelatihan ini dipandu oleh Ibu Aulya Indriaty, trainer profesional dari PT. NEVIS yang berpengalaman dalam pengembangan kompetensi K3 di berbagai sektor industri. Sementara itu, asesmen kompetensi di akhir kegiatan dilakukan oleh dua asesor resmi dari BNSP untuk memastikan bahwa peserta benar-benar memenuhi standar nasional sebagai Ahli K3 Umum.

Materi Pelatihan K3 Umum:

  1. Konsep Dasar K3 Nasional dan Internasional
  2. Peraturan Perundangan Terkait K3
  3. Manajemen Risiko dan Identifikasi Bahaya
  4. Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA)
  5. Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3)
  6. Penyelidikan Kecelakaan Kerja dan Pelaporan
  7. Penyusunan Program K3 dan SOP
  8. Audit Internal K3
  9. Studi Kasus Kecelakaan Kerja dan Simulasi
  10. Persiapan dan Simulasi Uji Kompetensi BNSP

Kegiatan ini tidak hanya memperlengkapi para dosen dengan sertifikasi yang dibutuhkan untuk pembinaan K3 di dunia kerja, tetapi juga memperkuat kapasitas institusi dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Ketua Jurusan Teknik Mesin, Meidy Kawulur, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan Jurusan, sekaligus menjawab tuntutan dunia industri terhadap lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kami berterima kasih kepada PT. NEVIS dan Politeknik Negeri Manado atas dukungan penuh dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Kami percaya bahwa investasi dalam K3 adalah investasi untuk keberlanjutan dan keselamatan kerja di dunia industri maupun kampus,” ujar Meidy Kawulur.

Testimoni Dosen Peserta:

Frans Luntungan, S.T., M.T.
“Pelatihan ini memperluas wawasan kami sebagai dosen dalam memahami risiko kerja dan bagaimana menerapkannya dalam dunia pendidikan. Ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi realitas industri yang menuntut kesadaran tinggi terhadap K3.”

Paul Rumagit, S.T., M.T.
“Kegiatan ini sangat relevan bagi institusi vokasi seperti kami. Dengan sertifikasi Ahli K3 Umum, kami kini dapat membimbing mahasiswa tidak hanya secara akademik dan teknis, tetapi juga membentuk karakter kerja yang berorientasi pada keselamatan.”

Artian Sirun, S.T., M.T.
“Materi yang kami terima sangat aplikatif. Harapannya, kami bisa menurunkan pemahaman ini dalam bentuk pembelajaran dan proyek-proyek terapan bersama mahasiswa, sehingga lulusan kami benar-benar siap kerja dengan kompetensi yang lengkap.”

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada manajemen Politeknik Negeri Manado, yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kompetensi dosen, termasuk dalam aspek vital seperti keselamatan kerja. Kegiatan asesmen yang dilakukan oleh dua asesor BNSP pada hari terakhir menunjukkan komitmen institusi dalam memastikan kualitas dan kredibilitas proses sertifikasi.

Dengan kegiatan ini, Jurusan Teknik Mesin semakin siap menjadi institusi vokasi yang unggul, berdampak, dan selaras dengan kebutuhan industri, tidak hanya dari sisi keilmuan, tetapi juga dalam menciptakan lulusan yang sadar dan terampil dalam menjaga keselamatan kerja di berbagai sektor.