Manado, 22–23 Januari 2025 — Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pelaksanaan Workshop “Solar PV System Design & Simulation Using PVsyst”.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Politeknik Negeri Manado dan Renewable Energy Skills Development (RESD) Project, dengan menghadirkan narasumber ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Workshop ini berfokus pada peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam bidang teknologi energi surya fotovoltaik (PV).
Profil Narasumber: Dr.-Ing. Oo Abdul Rosyid, Ir., MSc
Workshop ini menghadirkan narasumber utama Dr.-Ing. Oo Abdul Rosyid, Ir., MSc, seorang peneliti senior di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memiliki pengalaman panjang di bidang energi surya dan hidrogen.
Beliau menyelesaikan pendidikan doktoralnya (Doktor-Ingenieur) di Otto-von-Guericke Universität Magdeburg, Jerman, dan sebelumnya meraih gelar Magister Sains (MSc) serta Sarjana Teknik (Ir.) di Indonesia.
Dr. Rosyid telah aktif lebih dari dua dekade dalam kegiatan riset, pengembangan teknologi, dan standardisasi sistem energi terbarukan.
Sebagai peneliti, beliau terlibat dalam proyek nasional dan internasional yang berfokus pada uji kinerja sistem fotovoltaik (PV), integrasi sistem energi bersih, serta teknologi penyimpanan energi berbasis hidrogen.
Selain di bidang riset, beliau juga berperan sebagai narasumber, mentor, dan pengajar tamu di berbagai universitas dan politeknik di Indonesia, khususnya dalam pelatihan teknis yang menggabungkan pendekatan akademik dan aplikatif di sektor energi terbarukan.
Pembukaan Kegiatan di Ruang Teater 1 GKT
Kegiatan dibuka secara resmi di Ruang Teater 1 Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Politeknik Negeri Manado, dihadiri oleh jajaran dosen, teknisi, serta mahasiswa program Energi Baru Terbarukan (EBT).
Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Politeknik Negeri Manado menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pendidikan vokasi di bidang energi bersih, sekaligus mendukung agenda nasional Net Zero Emission 2060.
Workshop ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa alih jenjang program EBT dari berbagai politeknik mitra dalam jaringan RESD Project, yaitu Politeknik Negeri Manado, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Negeri Bali, dan PEM Akamigas Cepu.
Pelaksanaan dilakukan secara hybrid, di mana peserta dari Polimdo hadir langsung di kampus, sementara politeknik mitra lainnya mengikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Pelatihan dan Praktik di Ruang Kuliah Jurusan Teknik Mesin
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan intensif dan praktik langsung di Ruang Kuliah Jurusan Teknik Mesin lantai 2 Gedung GKT.
Selama dua hari, peserta mendapatkan pembelajaran terapan mulai dari konsep dasar energi surya fotovoltaik hingga simulasi desain dan performa sistem PLTS menggunakan perangkat lunak profesional PVsyst.

Software PVsyst digunakan secara luas di seluruh dunia oleh insinyur, konsultan energi, dan akademisi untuk merancang serta menganalisis sistem tenaga surya. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menghitung kapasitas optimal sistem, memperkirakan potensi produksi energi tahunan, menganalisis losses, serta memproyeksikan efisiensi keseluruhan sistem berdasarkan data cuaca dan konfigurasi komponen.
Materi yang diberikan mencakup:
- Prinsip dasar energi surya fotovoltaik dan karakteristik modul PV.
- Analisis kebutuhan daya serta perancangan sistem on-grid, off-grid, dan hybrid.
- Pemilihan komponen utama seperti inverter, baterai, dan modul surya.
- Praktik simulasi performa sistem menggunakan PVsyst serta optimasi desain berdasarkan data geografis.
Peningkatan Kompetensi bagi Dosen dan Teknisi
Workshop ini memberikan manfaat besar bagi dosen dan teknisi Jurusan Teknik Mesin Polimdo.
- Bagi dosen, kemampuan mengoperasikan PVsyst memperkaya proses pembelajaran, memperkuat pendekatan project-based learning, serta membuka peluang penelitian terapan di bidang energi terbarukan.
- Bagi teknisi laboratorium, software ini menjadi alat penting untuk melakukan simulasi dan validasi sistem energi surya sebelum penerapan fisik di lapangan. Hal ini mendukung rencana Polimdo dalam membangun laboratorium energi bersih dan sistem PLTS percontohan di lingkungan kampus.
Selain memberikan pelatihan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan jejaring profesional antar politeknik di bidang energi terbarukan. Para peserta dapat saling bertukar pengalaman dalam penerapan teknologi surya di institusi masing-masing, menciptakan kolaborasi berkelanjutan dalam bidang riset dan pendidikan vokasi.
Studi Kasus, Simulasi, dan Evaluasi
Pada hari kedua, peserta mengerjakan studi kasus desain sistem PLTS, baik on-grid maupun off-grid, menggunakan PVsyst.
Mereka diminta untuk merancang proyek simulasi yang sesuai dengan kebutuhan energi dan kondisi lokasi tertentu. Hasil desain dipresentasikan dan dievaluasi langsung oleh Dr.-Ing. Oo Abdul Rosyid, yang memberikan masukan mengenai strategi optimasi teknis dan kesesuaian desain terhadap standar internasional.
Dalam sesi diskusi, beliau menekankan pentingnya pendekatan berbasis data ilmiah dan presisi perhitungan teknis untuk menjamin efisiensi sistem PLTS, sekaligus mengingatkan peserta agar memperhatikan faktor lingkungan, orientasi panel, dan variabilitas radiasi matahari dalam setiap rancangan sistem.
Evaluasi dan Penutupan
Workshop ditutup dengan evaluasi kegiatan dan penyerahan sertifikat pelatihan kepada seluruh peserta.
Dalam penutupan, perwakilan jurusan menyampaikan apresiasi kepada BRIN dan RESD Project atas kerja sama yang baik, serta kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif selama kegiatan.
Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi model pembelajaran terapan di bidang energi terbarukan, yang nantinya dikembangkan secara berkelanjutan dalam kegiatan akademik dan riset jurusan.
Langkah Nyata Polimdo Menuju Kampus Energi Bersih
Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado mempertegas perannya dalam mendukung pendidikan vokasi yang berorientasi pada teknologi energi hijau dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan menguasai perangkat analisis seperti PVsyst dan memahami konsep dasar sistem tenaga surya, dosen dan mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian energi serta mendukung transformasi Polimdo menuju Kampus Energi Bersih dan Cerdas (Green and Smart Campus).
Kegiatan berlangsung lancar, interaktif, dan mendapat antusias tinggi dari seluruh peserta. Workshop ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis, tetapi juga memperkuat kolaborasi akademik lintas institusi demi mendukung percepatan transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
