13 Peserta dari Jurusan Teknik Mesin Ikut Tingkatkan Kompetensi Keselamatan Kerja

Manado, 29 September 2025 – Suasana penuh semangat terlihat di ruang pelatihan Politeknik Negeri Manado pada 29 September 2025, ketika para peserta dari berbagai jurusan berkumpul untuk mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum. Selama lima hari, mulai 29 September hingga 3 Oktober 2025, peserta mendapat pembekalan intensif mengenai pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai standar utama dalam dunia industri modern.

Pelatihan ini menghadirkan instruktur berpengalaman dari PT Nata Envinusa Supervisi (NEVIS), yakni Danang Kurniawan dan Dikki Febriyanto, yang membawakan materi secara komprehensif dengan pendekatan studi kasus nyata. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta, dengan 13 orang berasal dari Jurusan Teknik Mesin. Jumlah tersebut menjadi bukti nyata komitmen Jurusan Teknik Mesin dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul di bidang teknis, tetapi juga berkompetensi dalam aspek keselamatan kerja.

Materi Pelatihan yang Mendalam

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting yang dibutuhkan seorang Ahli K3 Umum, antara lain:

  • Dasar Hukum dan Regulasi K3: peraturan nasional dan standar internasional.
  • Manajemen Risiko & Identifikasi Bahaya: mengenali potensi bahaya serta teknik mitigasi.
  • Pencegahan & Penanggulangan Kecelakaan: langkah pengendalian, investigasi insiden, hingga evaluasi.
  • Keselamatan Kerja Mesin & Peralatan: standar penggunaan aman, perawatan, dan inspeksi.
  • Kesehatan Kerja & Ergonomi: perlindungan kesehatan pekerja serta pencegahan penyakit akibat kerja.
  • Sistem Manajemen K3 (SMK3): penerapan sistem K3 berbasis standar ISO 45001.
  • Tugas dan Peran Ahli K3: fungsi pengawasan, konsultasi, serta agen perubahan budaya kerja.

Instruktur menekankan bahwa penerapan K3 bukan hanya pemenuhan regulasi, tetapi juga tanggung jawab moral untuk melindungi pekerja, menjaga keberlanjutan industri, dan meningkatkan produktivitas.

Komitmen Jurusan Teknik Mesin

Keterlibatan besar dari Jurusan Teknik Mesin dengan mengirimkan 13 peserta menegaskan komitmen jurusan dalam menyiapkan lulusan dan tenaga profesional yang tidak hanya ahli dalam keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini sejalan dengan visi Politeknik Negeri Manado dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.

Tes Kompetensi BNSP

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti tes kompetensi yang diselenggarakan oleh asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Uji kompetensi ini menjadi standar pengakuan resmi atas kemampuan para peserta sebagai Ahli K3 Umum yang terlisensi secara nasional. Dengan demikian, sertifikat yang diperoleh memiliki legitimasi tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing peserta di dunia kerja.

Harapan Ke Depan

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di dunia kerja masing-masing. Lebih jauh lagi, mereka dapat menjadi pionir dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif, baik di lingkungan akademik maupun industri.

Pelatihan ini bukan hanya sekadar agenda seremonial, melainkan investasi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia, sekaligus langkah strategis Jurusan Teknik Mesin dan Politeknik Negeri Manado untuk terus berkontribusi dalam menciptakan tenaga profesional yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan kerja.